Dua emiten terjadwal diproyeksikan mencairkan dividen tunai kepada pemegang saham pada hari ini, Kamis (7/5/2026). Kedua emiten tersebut adalah PT Bank Permata Tbk (BNLI) dan PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO).
BNLI diproyeksikan mencairkan dividen tunai senilai Rp1,27 triliun untuk tahun buku 2025. Besaran dividen tersebut setara dengan Rp35 per saham.
Dividen tersebut setara dengan 35 persen dari laba bersih perseroan pada tahun sebelumnya yang menyentuh Rp3,59 triliun. Dividen tersebut juga meningkat dibandingkan 2024 yang sebesar Rp1,08 triliun atau Rp30 per saham.
Sementara SIDO menetapkan total besaran dividen untuk tahun buku 2025 sebesar Rp1,09 triliun. Total dividen tersebut setara Rp37 per saham.
Catatan: pastikan Anda mencatat tanggal cum-dividen dan recording date. Harga saham biasanya menyesuaikan (turun) pada ex-date sebesar nilai dividen. Selalu verifikasi tanggal pembayaran melalui keterbukaan informasi di IDX.

