Manajemen PT United Tractors Tbk (UNTR) resmi menghentikan pelaksanaan program pembelian kembali (pembelian kembali saham) saham pada 30 Juni 2026. Demikian dikemukakan Ari Setiyawan, Sekretaris Perusahaan UNTR.
“Selama periode pelaksanaan, perseroan telah menyerap dana senilai Rp860,35 miliar untuk membeli kembali 35,54 juta saham,” katanya dalam keterbukaan informasi ke BEI, Selasa (30/6/2026).
Sebelum itu, UNTR menyiapkan dana maksimal Rp2 triliun untuk program pembelian kembali saham saham yang berlangsung sejak 01 April hingga 30 Juni 2026. Nilai tersebut belum termasuk biaya perantara pedagang efek maupun biaya lain yang terkait dengan pembelian kembali saham.
Ringkasnya, “Hingga berakhirnya program, Perseroan telah membeli kembali sebanyak 35.539.100 lembar saham dengan total nilai Rp860,35 miliar,” katanya.
Ari mengemukakan, dengan realisasi tersebut, sisa dana pembelian kembali saham yang belum digunakan menyentuh sekitar Rp1,14 triliun. Perseroan memutuskan menghentikan pelaksanaan pembelian kembali saham mulai 30 Juni 2026.
Ringkasnya, “Sesuai pertimbangan dari manajemen Perseroan, Perseroan memutuskan untuk menghentikan pelaksanaan Pembelian Kembali Saham terhitung sejak tanggal 30 Juni 2026.” Katanya.
UNTR juga memastikan penghentian program pembelian kembali saham tersebut tidak memengaruhi operasional maupun kondisi keuangan perusahaan. “Informasi atau fakta material ini tidak berdampak secara material terhadap kegiatan operasional, hukum dan kondisi keuangan Perseroan kini,” katanya.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

