PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp558,94 miliar (Rp116 per saham) pada kuartal I 2026, naik 10,6% jika dibandingkan Rp505,57 miliar (Rp105 per saham) pada periode serupa tahun 2025.
Menurut laporan keuangan per 31 Maret 2026 yang diumumkan Selasa, 21 April 2026, pendapatan bersih AUTO menyentuh Rp5,25 triliun pada kuartal I 2026, meningkat 7,4% dari Rp4,58 triliun pada kuartal I 2025.
Sponsored
Pendapatan AUTO pada kuartal I 2026 didominasi oleh penjualan barang dan jasa di pasar lokal yakni Rp3,07 triliun atau sekitar 58,41% dari total pendapatan Perseroan.
Kenaikan pendapatan disertai peningkatan beban pokok pendapatan (BPP) AUTO sebesar 7,72% menjadi Rp4,41 triliun kuartal I 2026, dari Rp4,09 triliun pada periode sama 2025. Sementara itu, laba kotor AUTO meningkat 5,75% menjadi Rp841,86 miliar pada kuartal I 2026, dari Rp796,08 miliar pada kuartal I 2025.
Setelah dikurangi beban usaha dan beban lain-lain, emiten beraset Rp23,56 triliun per Maret 2026 itu membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp669,18 miliar pada kuartal I 2026, tumbuh 10,5% dibanding Rp605,56 miliar kuartal I 2025. (konrad)
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.
Sponsored
