PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) memutuskan tidak menyalurkan dividen kepada para pemegang saham untuk tahun buku 2025. Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Selasa, 26 Mei 2026.
Emiten pengolahan daging ini membukukan kinerja keuangan yang cukup apik. Perseroan berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp129,08 miliar sepanjang 2025. Sementara itu, seluruh laba tersebut akan dialokasikan sebagai laba ditahan.
“Menyetujui penetapan penggunaan laba bersih senilai Rp129.087.451.842 sebagai laba ditahan dengan tujuan untuk memperkuat struktur permodalan,” tulis risalah rapat tersebut, dikutip Kamis (27/5/2026) WIB.
Ringkasnya, rapat yang dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili 86,83% suara sah ini juga menyetujui laporan tahunan dan laporan keuangan tahun buku 2025. Laporan tersebut telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Heliantono dan Rekan.
Selain itu, pemegang saham menyalurkan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et de charge) kepada jajaran Direksi dan Dewan Komisaris. Hal ini berlaku atas tindakan pengawasan dan pengurusan yang dilakukan sepanjang tahun buku 2025.
Selain soal dividen, RUPST BEEF menyepakati adanya perubahan susunan pengurus Perseroan. Rapat menyetujui pengangkatan Ary Wijayanto sebagai Direktur Utama yang baru. Ia menggantikan Ir. Imam Subowo yang kini berpindah posisi berubah menjadi Komisaris.
Ringkasnya, berikut susunan terbaru Direksi dan Dewan Komisaris BEEF:
Masa jabatan Ary dan anggota Direksi lainnya akan berlangsung hingga tahun 2028. Rapat juga menyalurkan kuasa kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk Akuntan Publik Independen guna mengaudit laporan keuangan tahun buku 2026.
Ringkasnya, aksi korporasi lain yang disetujui dalam rapat tersebut adalah perpindahan alamat kantor pusat. Semula, BEEF berkantor di Equity Tower Lantai 22, SCBD, Jakarta Selatan. Kini, alamat kantor berpindah ke Jalan Prof. DR. Soepomo No. 176, Tebet, Jakarta Selatan.
Ratna Sari Ismianti, Corporate Secretary BEEF, menyatakan seluruh keputusan rapat telah sesuai dengan regulasi yang berlaku. Perseroan optimistis langkah memperkuat modal melalui laba ditahan akan mendukung pertumbuhan bisnis ke depan.
Catatan: pastikan Anda mencatat tanggal cum-dividen dan recording date. Harga saham biasanya menyesuaikan (turun) pada ex-date sebesar nilai dividen. Selalu verifikasi tanggal pembayaran melalui keterbukaan informasi di IDX.

