Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali memasukkan lima saham ke dalam radar pengawasan khusus. Kelima saham ini memperoleh status Unusual Market Activity (UMA). Langkah ini diambil merespons pergerakan harga saham di luar kebiasaan. BEI mengumumkan hal ini pada Rabu (20/5/2026).
Ringkasnya, kelima saham ini mengalami fluktuasi harga yang sangat liar di pasar. Empat saham tergelincir tajam ke zona merah. Satu saham lainnya justru melompat tinggi.
Empat saham dengan penurunan harga ekstrem adalah PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (KEUNTUNGAN), PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK), PT Prime Agri Resources Tbk (SGRO), dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA). Sementara itu, saham PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK) mencetak kenaikan harga secara tidak wajar.
Bursa kini memantau sejumlah informasi terakhir dari masing-masing emiten. KEUNTUNGAN terakhir kali merilis Laporan Kepemilikan Saham pada 13 Mei 2026. BANK menyatakan rencana penyelenggaraan public expose pada 18 Mei 2026. SGRO mempublikasikan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek pada 7 Mei 2026.
Berikutnya, TPIA merilis informasi terkait dividen tunai dan hasil RUPST pada 19 Mei 2026. PACK juga meluncurkan laporan pencatatan saham pada 18 Mei 2026. Pengumuman resmi BEI kali ini tidak menyalurkan rincian riwayat UMA atau suspensi kelima saham tersebut di masa lalu.
Ringkasnya, kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan BEI, Pande Made Kusuma Ari A., meminta para investor lebih jeli. Ia mengimbau pelaku pasar untuk mengkaji ulang rencana aksi korporasi emiten sebelum mengambil keputusan investasi.
Ringkasnya, “Pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal,” tegas Pande.
PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (KEUNTUNGAN)
Harga saham ditutup merosot ke level Rp650. Angka ini terjungkal Rp100 atau 13,33%.
Saham dibuka pada harga Rp770. Harga sempat mengenai titik tertinggi Rp775 dan terendah Rp640.
Ringkasnya, volume perdagangan tercatat sebanyak 607,24 juta saham. Kapitalisasi pasar menembus Rp73,07 triliun.
Harga penutupan hari sebelum itu berada di Rp750. Sepanjang tahun berjalan, rekor harga tertinggi mengenai Rp2.290 dan terendah Rp650.
Ringkasnya, pT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK)
Harga terbaru berada di posisi Rp380. Saham ini turun Rp38 atau 9,09%. Perdagangan dibuka pada harga Rp430. Rentang harga harian berada pada titik tertinggi Rp430 dan terendah Rp378. Total volume perdagangan menyentuh 3,62 juta saham. Nilai kapitalisasi pasar bernilai Rp5,67 triliun. Harga penutupan sehari sebelum itu adalah Rp418. Harga tertinggi tahun berjalan menyentuh Rp1.080 dan terendah Rp380.
Ringkasnya, pT Prime Agri Resources Tbk (SGRO)
Harga saham mendarat di level Rp2.760. Berlangsung penurunan sebesar Rp190 atau 6,44%. Harga pembukaan tercatat Rp2.950. Saham sempat mengenai level tertinggi Rp2.970 dan terendah Rp2.760. Volume perdagangan menyentuh 208,7 ribu saham. Angka kapitalisasi pasar mengenai Rp5,01 triliun. Harga penutupan sebelum itu adalah Rp2.950. Catatan harga tertinggi tahun berjalan berada di Rp7.850 dan terendah Rp2.760.
Ringkasnya, pT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA)
Harga terkini jatuh ke Rp3.120. Saham ini mengalami pelemahan tajam Rp540 atau 14,75%.
Ringkasnya, perdagangan diawali pada level Rp3.490. Harga tertinggi harian tertahan di Rp3.490 dan terendah Rp3.120.
Ringkasnya, total volume saham yang diperdagangkan sangat ramai hingga 79,02 juta saham. Kapitalisasi pasar tercatat jumbo, yakni Rp269,91 triliun.
Harga penutupan hari sebelum itu berada di Rp3.660. Titik tertinggi tahun berjalan mengenai Rp7.325 dan terendah Rp3.120.
Ringkasnya, pT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK)
Berbeda arah, harga saham ini meroket ke level Rp370. Angka ini naik Rp28 atau 8,19%.
Ringkasnya, harga pembukaan tercatat Rp374. Rentang perdagangan harian berada di level tertinggi Rp376 dan terendah Rp312.
Ringkasnya, volume perdagangan membludak menembus 1,43 miliar saham. Kapitalisasi pasar membukukan angka Rp11,97 triliun.
Harga penutupan sebelum itu bertengger di Rp342. Harga tertinggi tahun berjalan menyentuh Rp3.280 dan terendah Rp145.
Catatan: pastikan Anda mencatat tanggal cum-dividen dan recording date. Harga saham biasanya menyesuaikan (turun) pada ex-date sebesar nilai dividen. Selalu verifikasi tanggal pembayaran melalui keterbukaan informasi di IDX.

