Dibuka terkoreksi di 6.599,213, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (19/5/2026) terus merosot ke level 6.300. IHSG pada hari ini kembali ditutup terkoreksi 228,560 atau terjungkal 3,46% ke 6.370,679, dari penutupan Senin (18/5/2026) di level 6.599,240.
Sebanyak 10 (sepuluh) indeks sektor ditutup terkoreksi antara 0,58% sampai dengan 7,30% pada hari ini. IDXBASIC mengalami penurunan terbesar yaitu 7,30%. Disusul IDXENERGY turun 6,94%, IDXTRANS turun 6,58%, IDXINDUST turun 4,54% dan IDXINFRA turun 4,13%. Sementara IDXHEALTH ditutup naik 0,55%.
IHSG hari ini sempat naik ke level tertinggi harian di 6.635,127 dan terendah di 6.323,264. Anjloknya IHSG hari ini dipicu oleh harga saham 612 emiten yang berakhir terkoreksi. Sementara harga saham 112 emiten ditutup naik dan 94 saham emiten tidak mengalami perubahan harga pada Selasa (19/5/2026).
Sejumlah emiten yang harga sahamnya ditutup mengalami pelemahan pada Selasa ini, antara lain, ASII mengalami pelemahan 0,83% jadi Rp5.950 per saham. UNVR mengalami pelemahan 0,85% jadi Rp1.755, BBCA mengalami pelemahan 2,86% jadi Rp5.950, dan BBRI mengalami pelemahan 0,65% jadi Rp3.040 per saham.
Selain itu, harga saham BREN turun 5,33% jadi Rp3.020 per saham. AMMN turun 8,12% jadi Rp3.170, TPIA rontok 14,75% jadi Rp3.120, DSSA turun 14,77% jadi Rp750, KEUNTUNGAN turun 13,33% jadi Rp650, BUMI turun 9,71% jadi Rp186, DEWA turun 11,82% jadi Rp388, dan PTRO turun 10,93% ke harga Rp4.320 per saham.
Sementara harga saham PACK naik 8,19% jadi Rp370 per saham. GGRM naik 0,75% jadi Rp16.800, LCKM naik 33,93% jadi Rp150, ASPR naik 15,42% jadi Rp464, UDNG naik 9,88% jadi Rp1.390, dan CINT naik 9,29% ke harga Rp200 per saham.
Total volume perdagangan saham di BEI Selasa (19/5/2026) menyentuh 46,075 miliar lembar saham bernilai Rp25,806 triliun dengan frekuansi transaksi sebanyak 2.804.569 kali. Nilai transaksi ini naik dibandingkan Senin (18/5/2026) sebesar Rp20,717 triliun.
Adapun kapitalisasi pasar pada Selasa (19/5/2026) ini tercatat Rp11.132.81 triliun, mengalami pelemahan dari Rp11.562.863 triliun, Senin (18/5/2026).
Sementara itu, mayoritas indeks bursa Asia pada Selasa (19/5/2026) ini ditutup terangkat, kecuali indeks Nikkei 225 ditutup turun 0,44%. Sementara indeks Hang Seng, Shanghai dan Straits Times ditutup terangkat masing-masing 0,48%, 0,92% dan 1,51%.
Catatan: pergerakan indeks mencerminkan sentimen pasar jangka pendek. Untuk trader, disiplin pada area support dan risk management tetap menjadi kunci. Untuk investor, pantau market breadth dan saham dengan likuiditas kuat sebelum mengambil posisi.

