PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel mengantongi restu pemegang saham untuk menyalurkan dividen tunai tahun buku 2025. Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Jakarta Selatan pada Selasa, 30 Juni 2026.
Emiten menara telekomunikasi ini mengalokasikan 98% dari laba bersih tahun 2025 sebagai dividen. Total nilai dividen menyentuh Rp2,07 triliun atau setara Rp25,6457 per saham.
Detailnya, dividen tunai sebesar 70% dari laba bersih atau Rp1,48 triliun (Rp18,3184 per saham). Selain itu, perusahaan menyalurkan dividen spesial sebesar 28% dari laba bersih bernilai Rp593,41 miliar (Rp7,3273 per saham).
Adapun sisa 2% dari laba bersih atau Rp42,38 miliar dialokasikan sebagai cadangan wajib. Sepanjang 2025, Mitratel membukukan laba bersih Rp2,11 triliun. Perusahaan juga memiliki saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp2,93 triliun dengan total ekuitas Rp33,35 triliun.
Ringkasnya, berikut jadwal pembagian dividen tunai MTEL:
Ringkasnya, “Menyetujui Laporan Tahunan Perseroan Tahun Buku 2025, termasuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris,” tulis risalah rapat tersebut.
Selain pembagian laba, RUPST menyetujui perubahan susunan pengurus. Pemegang saham mengukuhkan pemberhentian Faisal Amir Masduki dari jabatan Komisaris per 13 April 2026. Rapat menyatakan terima kasih atas dedikasi Faisal selama menjabat.
Berikutnya, rapat memberhentikan dengan hormat Hendra Purnama dari posisi Direktur Investasi. Sebagai gantinya, pemegang saham mengangkat Noorhayati Candrasuci sebagai Direktur Investasi yang baru. Masa jabatan Noorhayati berlaku hingga penutupan RUPST tahun 2031.
Ringkasnya, berikut susunan terbaru Direksi Mitratel:
Mitratel juga menjalankan penambahan kegiatan usaha pada Pasal 3 Anggaran Dasar. Perusahaan kini merambah bidang instalasi listrik, pembangkitan tenaga listrik, serta penyediaan tenaga listrik. Langkah ini merujuk pada KBLI 43211,35151, dan 35140.
Catatan: pastikan Anda mencatat tanggal cum-dividen dan recording date. Harga saham biasanya menyesuaikan (turun) pada ex-date sebesar nilai dividen. Selalu verifikasi tanggal pembayaran melalui keterbukaan informasi di IDX.

