PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk (DGNS) mengumumkan rencana pelaksanaan aksi korporasi Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau penempatan terbatas. Dalam RUPSLB 6 April 2026 lalu, pemegang saham telah menyetujui rencana penerbitan saham baru sebanyak-banyaknya 125.000.000 lembar saham dengan nilai nominal Rp25 per saham, atau setara maksimal 10% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor penuh.
Dalam rencana pelaksanaan penempatan terbatas ini, PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK) bertindak sebagai pembeli yang akan mengambil bagian atas saham baru DGNS. Manajemen menekankan bahwa tidak terdapat hubungan afiliasi antara DGNS dengan FOLK.
Dalam aksi korporasi kali ini, jumlah saham baru yang akan diterbitkan adalah sebanyak 95.348.500 lembar saham, atau setara dengan 7,63% dari jumlah saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh sebelum pelaksanaan PMTHMETD. Adapun harga pelaksanaan penempatan terbatas dipatok di harga Rp269 per saham.
Dengan demikian, total dana segar yang berencana diraup oleh emiten laboratorium ini menyentuh Rp25.648.746.500. Seluruh dana yang didapat dari hasil aksi korporasi ini, setelah dikurangi biaya-biaya lain, akan dialokasikan penuh untuk pengembangan usaha grup perseroan dalam bentuk modal kerja, penambahan outlet, pembelian saham dan/atau aset serta penyertaan saham pada satu atau lebih perusahaan di industri yang relevan dengan kegiatan usaha grup perseroan.
Berikut adalah jadwal pelaksanaan penempatan terbatas:
Catatan: rights issue berpotensi mengakibatkan dilusi bagi pemegang saham lama yang tidak ikut serta. Perhatikan harga pelaksanaan dan rasio HMETD sebelum memutuskan.

