Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diprediksi berpeluang terangkat terbatas pada perdagangan Kamis (23/4/2026). Pergerakan indeks hari ini akan mencoba menembus level resistance penting.
Fanny Suherman, CFP®, Head of Retail Research BNI Sekuritas, menyalurkan pandangannya terkait arah pasar. Menurutnya, indeks sedang berupaya menguji kekuatan untuk melaju lebih tinggi.
“IHSG berpotensi terangkat terbatas hari ini mencoba break resistance 7.600. Hati-hati jika gagal menembus level tersebut, masih ada potensi koreksi kembali,” ujar Fanny dalam risetnya hari ini.
Pada perdagangan Rabu (22/4/2026), IHSG ditutup melemah 17,768 poin atau turun 0,24% ke level 7.541,612. Angka ini turun dari penutupan Selasa (21/4/2026) di posisi 7.559,380. Saat pembukaan perdagangan kemarin, indeks sebenarnya sempat dibuka terangkat tipis di level 7.560,285.
Penurunan indeks kemarin disertai dengan aksi jual bersih (net sell) oleh investor asing. Total nilai jual bersih asing menyentuh sekitar Rp1,04 triliun.
Sejumlah saham berkapitalisasi besar menjadi sasaran utama aksi jual para pemodal luar negeri. Saham-saham tersebut meliputi BBRI, BMRI, BBCA, BRPT, dan TLKM.
Untuk perdagangan hari ini, BNI Sekuritas menetapkan rentang batas bawah (support) IHSG pada level 7.450-7.500. Sementara itu, titik hambat atau batas atas (resistance) diperkirakan berada di posisi 7.570-7.600.
Fanny juga menyalurkan beberapa ide perdagangan saham yang menarik untuk dicermati pelaku pasar. “Trading idea hari ini: BDMN, MEDC, BUMI, CUAN, PTRO, dan GZCO,” imbuhnya.
Berikut rincian rekomendasi trading lengkapnya:
Cut loss: di bawah Rp3.620
Target dekat: Rp4.100 – Rp4.400
Area beli: Rp1.680 – Rp1.700
Cut loss: di bawah Rp1.670
Target dekat: Rp1.730 – Rp1.800
Area beli: Rp238 – Rp240
Cut loss: di bawah Rp236
Target dekat: Rp246 – Rp252
Area beli: Rp1.480 – Rp1.510
Cut loss: di bawah Rp1.450
Target dekat: Rp1.535 – Rp1.600
Area beli: Rp6.025 – Rp6.250
Cut loss: di bawah Rp6.000
Target dekat: Rp6.350 – Rp6.800
Area beli: Rp240 – Rp244
Cut loss: di bawah Rp238
Target dekat: Rp250 – Rp258
Disclaimer: Artikel ini disajikan sebagai informasi. Isinya tidak dimaksudkan untuk mengajak pembaca membeli atau melepas saham. Seluruh pandangan dan rekomendasi bersumber dari analis sekuritas. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab investor. Lakukan riset secara mandiri sebelum menentukan pilihan investasi.
Catatan: pergerakan indeks mencerminkan sentimen pasar jangka pendek. Untuk trader, disiplin pada area support dan risk management tetap menjadi kunci. Untuk investor, pantau market breadth dan saham dengan likuiditas kuat sebelum mengambil posisi.
