Saham PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) kembali terangkat pada perdagangan Kamis (23/4/2026), memperpanjang reli lima hari beruntun di tengah respons manajemen terhadap rumor pasar, mulai dari isu akuisisi hingga wacana go private.
Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), pukul 09.34 WIB, saham BDMN melambung 13,25 persen ke Rp4.360 per unit. Nilai transaksi menyentuh Rp273,7 miliar dan volume 59,80 juta saham, melampaui rata-rata 20-hari yang hanya 7,81 juta saham.
Sehari sebelum itu saham BDMN sempat mengenai auto rejection atas (ARA) 25 persen.
Dengan ini, saham BDMN meroket 77,02 persen hanya dalam kurun sepekan.
Di tengah reli tersebut, beredar kabar di kalangan pelaku pasar mengenai potensi aksi korporasi. Sumber anonim kepada IDXChannel, Rabu (22/4), mengungkap sisa saham BDMN dirumorkan akan dibeli oleh MUFG pada kisaran harga premium atau di atas harga pasar.
Sumber lain yang juga enggan disebutkan identitasnya menambahkan, rumor lain berkaitan dengan isu delisting atau go private, seiring ketentuan free float minimum 15 persen yang dinilai sulit dipenuhi.
Catatan: aksi korporasi semacam ini perlu dilihat dampaknya terhadap laporan keuangan berikutnya โ apakah menambah kontribusi pendapatan, atau justru menambah beban utang dan bunga.
