Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini berpotensi terkoreksi. Setelah kemarin ditutup naik 1,15 persen ke level 7.174,32.
Meski terangkat, laju IHSG masih disertai dengan net sell asing Rp360 miliar. Saham yang paling banyak dijual asing yaitu BMRI, BRPT, BBCA, AMMN dan ADRO.
“IHSG berpotensi pelemahan hari ini,” kata Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, dalam risetnya pada Jumat (8/5/2026).
Ringkasnya, support IHSG di level 7.000-7.100, sementara resistance di rentang 7.200-7.280.
Ringkasnya, untuk perdagangan hari ini, Fanny memiliki enam saham pilihan yaitu BUMI, RATU, PTRO, MEDC, SSIA, dan LSIP.
Spec Buy dengan area akumulasi di Rp228-Rp230, cutloss di bawah Rp226. Target dekat di Rp234-Rp238.
Spec Buy dengan area akumulasi di Rp6.100-Rp6.200, cutloss di bawah Rp5.950. Target dekat di Rp6.300-Rp6.400.
Catatan: pergerakan indeks mencerminkan sentimen pasar jangka pendek. Untuk trader, disiplin pada area support dan risk management tetap menjadi kunci. Untuk investor, pantau market breadth dan saham dengan likuiditas kuat sebelum mengambil posisi.

