Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun 1,69 persen ke 6.227,04 pada perdagangan Selasa (22/9/2026).Di awal sesi, indeks saham sempat dibuka hijau ke 6.392 hingga berbalik ke level terendah di 6.258,44.Sepanjang perdagangan, 148 saham terangkat, 556 saham terkoreksi, dan 259 saham lainnya stagnan. Transaksi perdagangan mengenai Rp14,39 triliun, dengan volume 32,19 miliar saham.Indeks LQ45 tercatat turun 1,37 persen, IDX30 pelemahan 1,63 persen, JII terjungkal 2,15 persen, ISSI terkoreksi 2,56 persen, dan SRI-KEHATI turun 1,35 persen.Mayoritas sektor bertengger di zona merah dengan pelemahan terbesar dialami oleh sektor energi, industri dan properti di kisaran 2 persen.Lalu sektor barang baku, teknologi, non siklikal dan transportasi turun di kisaran 1 persen.
Sisanya sektor keuangan dan infrastruktur terkoreksi masing-masing 0,85 persen dan 0,66 persen.Tiga saham yang memimpin top gainers antara lain PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) naik 34,35 persen, PT Batavia Prosperindo Trans Tbk (BPTR) naik 3,78 persen, dan PT Satria Antaran Prima Tbk (SAPX) naik 24,50 persen.Sementara top losers dihuni oleh PT Bumibenowo Berhasil Sejahtera Tbk (BBSS) turun 14,71 persen, Reksa Dana Indeks Batavia IDX30 ETF (XBID) turun 14,22 persen, dan PT Jaya Berhasil Makmur Sentosa Tbk (RISE) turun 13,53 persen.(DESI ANGRIANI)
Catatan: pergerakan indeks mencerminkan sentimen pasar jangka pendek. Untuk trader, disiplin pada area support dan risk management tetap menjadi kunci. Untuk investor, pantau market breadth dan saham dengan likuiditas kuat sebelum mengambil posisi.

