Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Rabu (23/9/2026), berpotensi berbalik terangkat atau rebound. Sebelum itu, indeks ditutup terkoreksi 1,7 persen ke 6.277,04.
Pada perdagangan kemarin, net sell asing tercatat menyentuh Rp672 miliar. Saham yang paling banyak dijual asing yaitu BBRI, TINS, BBCA, BMRI dan TPIA.
Untuk perdagangan hari ini, Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman menuturkan, IHSG berpotensi short term teknikal rebound ke 6.300-6.320.
โHati-hati jika gagal break di atas 6.320, potensi lanjut pelemahan ke 5.850-6.100 middle term,โ ujarnya dalam riset, Rabu (23/9/2026).
Ringkasnya, lebih lanjut, Fanny memproyeksi support IHSG berada di level 6.200-6.220. Sementara, resistance IHSG di kisaran 6.300-6.320.
Catatan: pergerakan indeks mencerminkan sentimen pasar jangka pendek. Untuk trader, disiplin pada area support dan risk management tetap menjadi kunci. Untuk investor, pantau market breadth dan saham dengan likuiditas kuat sebelum mengambil posisi.

