Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terperosok 1,11 persen ke level 6.313 pada penutupan perdagangan sesi I, Selasa (22/9/2026). Pelemahan berlangsung setelah IHSG sempat dibuka terangkat di level 6.392.
Sepanjang perdagangan sesi I, IHSG bergerak di rentang 6.277-6.423. Tekanan lepas terlihat dari mayoritas saham yang diperdagangkan. Tercatat sebanyak 157 saham terangkat, sementara 537 saham terkoreksi, dan 269 saham lainnya stagnan.
Volume perdagangan menyentuh 19,6 miliar saham dengan nilai transaksi Rp7,9 triliun. Sementara frekuensi transaksi tercatat sebanyak 13 juta kali.
Seluruh sektor saham berada di zona merah. Sektor energi membukukan pelemahan terdalam sebesar 2,22 persen.
Kemudian sektor industri turun 1,70 persen, sektor properti terkoreksi 1,35 persen, sektor bahan baku turun 1,19 persen, dan sektor non-siklikal terkoreksi 1,16 persen.
Catatan: pergerakan indeks mencerminkan sentimen pasar jangka pendek. Untuk trader, disiplin pada area support dan risk management tetap menjadi kunci. Untuk investor, pantau market breadth dan saham dengan likuiditas kuat sebelum mengambil posisi.

