Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup terkoreksi tipis 0,05 persen ke 6.127,38 poin pada perdagangan Jumat (29/5/2026). Indeks secara mendadak bergerak menukik ke bawah (gap down) setelah berada di zona hijau sejalan dengan aksi rebalancing MSCI.
Saham-saham yang dicoret dari indeks MSCI, baik global standard maupun small-cap tertekan. Di antaranya PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) terkoreksi 6,05 persen ke Rp1.785 dan PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) turun 5,26 persen ke Rp630.
Sejalan dengan perombakan portofolio MSCI, nilai transaksi di pasar reguler menembus Rp46,47 triliun, jauh di atas rata-rata nilai transaksi harian di kisaran Rp15-Rp20 triliun. Selain itu, jumlah saham yang diperdagangkan menyentuh lebih dari 400 juta lot saham dengan frekuensi 2,38 juta kali.
Pergerakan IHSG hari ini juga terbantu dengan penguatan saham-saham milik konglomerat Prajogo Pangestu. Sejumlah saham di bawah grup Barito, kecuali TPIA, bergerak terangkat, alhasil mencegah IHSG turun lebih dalam.
Sementara itu, subindeks lain terkoreksi cukup dalam seperti IDX30 dan LQ45 yang terkoreksi masing-masing 1,85 persen dan 1,49 persen. Dua subindeks syariah, JII dan ISSI justru naik masing-masing 0,01 persen dan 0,16 persen.
Catatan: pergerakan indeks mencerminkan sentimen pasar jangka pendek. Untuk trader, disiplin pada area support dan risk management tetap menjadi kunci. Untuk investor, pantau market breadth dan saham dengan likuiditas kuat sebelum mengambil posisi.

