Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) meroket pada Senin (15/6/2026) setelah sentimen global membaik menyusul kabar kesepakatan damai sementara antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), pukul 09.44 WIB, IHSG meningkat tajam 3,63 persen ke 6.225,37. Nilai transaksi Rp7,45 triliun dan volume perdagangan 11,40 miliar saham.
Sebanyak 606 mengalami kenaikan, hanya 81 saham mengalami pelemahan, dan 272 mendatar.
Kenaikan saham IHSG pagi ini ditopang reli saham-saham konglomerat kenamaan, mulai dari Grup Salim, Sinarmas, hingga Barito, serta saham-saham bank besar.
Phintraco Sekuritas menilai membaiknya sentimen global dan turunnya harga minyak dunia berpotensi berubah menjadi katalis positif bagi pasar saham Indonesia.
Phintraco Sekuritas dalam riset mingguan edisi 15 Juni 2026 mengungkap, sentimen positif dari pasar global mulai meningkat setelah munculnya kabar terkait kesepakatan damai awal antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.
Catatan: pergerakan indeks mencerminkan sentimen pasar jangka pendek. Untuk trader, disiplin pada area support dan risk management tetap menjadi kunci. Untuk investor, pantau market breadth dan saham dengan likuiditas kuat sebelum mengambil posisi.

