Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham sesi I, Kamis (30/4/2026) ditutup di posisi 6.926,548, terkoreksi 174,677 poin atau ambruk 2,46%. Penurunan ini dipicu oleh harga saham 618 emiten yang berakhir terkoreksi, sementara sebanyak 95 saham ditutup naik dan 98 saham tidak mengalami perubahan harga pada sesi pertama, Kamis (30/4/2026).
Seluruh indeks sektor ditutup terkoreksi antara 1,10% sampai dengan 3,77% pada sesi I, Kamis (30/4/2026). IDXBASIC mengalami penurunan terbesar 3,77%. Disusul IDXINDUST turun 3,21%, IDXENERGY turun 2,77%, dan IDXINFRA turun 2,48%.
Harga sejumlah saham yang terkoreksi di sesi pertama hari ini, di antaranya, ASII turun 0,83% jadi Rp6.000 per saham. TLKM turun 1,05% jadi Rp2.840, UNVR turun 1,90% jadi Rp1.545, BBCA turun 2,51% jadi Rp5.825, BMRI turun 0,68% jadi Rp4.400, BBNI turun 0,79% jadi Rp3.770, BDMN turun 1,18% jadi Rp4.200, dan GOTO turun 1,82% ke harga Rp54 per saham.
Sementara harga saham HERO naik 24,74% jadi Rp474 per saham. ADHI naik 21,98% jadi Rp222, SDMU naik 21,43% jadi Rp119, PSDN naik 18,56% jadi Rp230, NIKL naik 13,38% jadi Rp322, dan LCKM naik 13,38% ke harga Rp138 per saham.
Sementara itu, total volume perdagangan saham di BEI pada sesi I, Kamis (30/4/2026) menyentuh 23.469 miliar lembar saham bernilai Rp11,278 triliun dengan frekuansi transaksi sebanyak 1.554.668 kali.
Catatan: pergerakan indeks mencerminkan sentimen pasar jangka pendek. Untuk trader, disiplin pada area support dan risk management tetap menjadi kunci. Untuk investor, pantau market breadth dan saham dengan likuiditas kuat sebelum mengambil posisi.

