Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan reli hingga sesi I perdagangan Senin (15/6/2026). Indeks parkir di level 6.309,73 poin, meroket hingga 5,03 persen, mencerminkan pola V-Shape usai tertekan beberapa waktu lalu
Hingga jeda siang, perdagangan saham di pasar reguler menyentuh Rp16,67 triliun. Sebanyak 317 juta lot saham diperjualbelikan dengan frekuensi 1,93 juta kali.
Saham-saham perbankan besar terangkat dipimpin oleh PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang melejit 7,6 persen ke Rp6.375. Saham-saham "konglo" juga ikut berpesta dengan saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) meroket 14 persen ke Rp2.110 dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (KEUNTUNGAN) melejit 11,8 persen ke Rp805.
Di samping IHSG, subindeks lain juga menghijau. IDX30 dan LQ45 terangkat masing-masing 5,09 persen dan 5,5 persen. Dua indeks syariah, JII dan ISSI juga naik masing-masing 6,6 persen dan 4,7 persen.
Seluruh sektor kompak terangkat dengan Basic-Ind naik hingga 9,7 persen. Saham-saham produsen emas seperti PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) naik masing-masing 13 persen dan 24,5 persen.
Catatan: pergerakan indeks mencerminkan sentimen pasar jangka pendek. Untuk trader, disiplin pada area support dan risk management tetap menjadi kunci. Untuk investor, pantau market breadth dan saham dengan likuiditas kuat sebelum mengambil posisi.

