Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan sesi I, Jumat (10/7/2026), di zona hijau. Berdasarkan data RTI Business hingga pukul 11.30 WIB, IHSG terangkat 6,030 poin atau 0,10% ke level 5.918,473.
Pada sesi pertama, IHSG dibuka di level 5.936,037. Indeks sempat mengenai level tertinggi 5.949,991 dan bergerak hingga level terendah 5.905,137 sebelum akhirnya ditutup terangkat tipis.
Aktivitas perdagangan berlangsung cukup ramai. Total volume transaksi menyentuh 11,534 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp4,706 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 1.264.644 kali.
Pergerakan saham masih didominasi oleh saham-saham yang terangkat. Sebanyak 405 saham ditutup naik, 208 saham terkoreksi, dan 171 saham bergerak stagnan.
Saham-saham yang terangkat di antaranya adalah UNVR naik 0,87% jadi Rp1.730 per unit. AMMN naik 1,74% jadi Rp3.510, BRPT naik 2,50% jadi Rp1.640, dan BRMS naik 2,64% jadi Rp505 per saham.
Selain itu, saham ANTM naik 1,75% jadi Rp2.900 per unit. DSSA naik 1,29% jadi Rp785, KEUNTUNGAN naik 0,81% jadi Rp625, TPIA naik 0,27% jadi Rp1.830, dan BBRI naik 0,36% ke harga Rp2.790 per saham.
Sementara harga saham BBCA turun 1,21% jadi Rp6.125 per unit. TLKM turun 1,59% jadi Rp2.470, ASII tergerus 1,84% jadi Rp4.790, BACH turun 9,09% jadi Rp500, JECX turun 14,16% jadi Rp1.425, dan JELI turun 14,81% ke harga Rp1.495 per saham.
Sementara itu, kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia pada penutupan sesi I tercatat menyentuh Rp10.369,039 triliun, mencerminkan nilai keseluruhan emiten yang tercatat di BEI.
Ringkasnya, penguatan IHSG pada sesi pertama menunjukkan sentimen pasar yang masih positif, meski kenaikannya relatif terbatas di tengah pergerakan indeks yang sempat berfluktuasi sepanjang perdagangan pagi.
Catatan: pergerakan indeks mencerminkan sentimen pasar jangka pendek. Untuk trader, disiplin pada area support dan risk management tetap menjadi kunci. Untuk investor, pantau market breadth dan saham dengan likuiditas kuat sebelum mengambil posisi.

