Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham sesi I, Jumat (05/6/2026) merosot mendekati level 5.500. IHSG sesi I tertahan di level 5.692,157, merosot 147,627 poin atau mengalami pelemahan 2,52%.
Seluruh indeks sektor siang ini merosot sebesar 0,89% sampai dengan 4,44%, kecuali IDXBASIC terangkat 1,01%. IDXTRANS turun terbesar yaitu 4,44%. Disusul IDXFINANCE terpangkas 4,08%, dan IDXENERGY turun 3,94%.
Anjloknya IHSG siang ini dipicu oleh harga saham 588 emiten yang berakhir terkoreksi, sementara sebanyak 111 saham ditutup naik dan 109 saham tidak mengalami perubahan harga pada sesi pertama, Jumat (05/6/2026).
Harga sejumlah saham yang terkoreksi di sesi pertama hari ini, di antaranya, ASII turun 0,86% jadi Rp4.590 per saham. TLKM turun 1,38% jadi Rp2.860, UNVR turun 3,41% jadi Rp1.560, BUMI turun 4,67% jadi Rp143, dan BBCA turun 5,53% ke harga Rp5.125 per saham.
Selain itu, saham AMMN turun 1,14% jadi Rp3.460 per saham. BBRI turun 2,14% jadi Rp2.750, PTRO turun 2,27% jadi Rp3.880, BRPT turun 2,48% jadi Rp1.575, BMRI turun 2,52% jadi Rp3.870, BBNI turun 4,09% 3.280, DEWA turun 4,20% jadi Rp274, BREN turun 5,75% jadi Rp3.770, dan KEUNTUNGAN turun 5,52% ke harga Rp685 per saham.
Sementara harga saham TPIA naik 13,45% jadi Rp1.560 per saham. MDKA naik 5,62% jadi Rp2.630, TINS naik 4,25% jadi Rp3.190, BRMS naik 3,85% jadi Rp540, dan ANTM naik 1,81% ke harga Rp2.810 per saham.
Sementara itu, total volume perdagangan saham di BEI pada sesi I, Jumat (05/6/2026) menyentuh 25,257 miliar lembar saham bernilai Rp21,088 triliun dengan frekuansi transaksi sebanyak 1.322.798 kali.
Catatan: pergerakan indeks mencerminkan sentimen pasar jangka pendek. Untuk trader, disiplin pada area support dan risk management tetap menjadi kunci. Untuk investor, pantau market breadth dan saham dengan likuiditas kuat sebelum mengambil posisi.

