Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) perdagangan sesi II, Senin (11/5/2026) sore, ditutup terkoreksi 63,78 poin atau 0,92 persen ke level 6.905,63.
Tercatat sebanyak 263 saham bergerak terangkat, 463 saham terkoreksi, dan 233 saham lainnya stagnan.
Volume transaksi tercatat menyentuh 38,87 miliar saham, dengan nilai transaksi sebesar Rp20,30 triliun. Sementara frekuensi perdagangan menyentuh 2,80 juta kali transaksi.
Sementara kapitalisasi pasar atau market cap bernilai Rp12.283 triliun.
Ringkasnya, mayoritas indeks sektoral bergerak di zona merah, kecuali sektor infrastruktur.
Saham-saham yang masuk top gainers yaitu saham PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) terangkat 34,67 persen ke Rp202, PT Dafam Property Indonesia Tbk (DFAM) naik 34,62 persen ke Rp140, dan PT UBC Medical Indonesia Tbk (LABS) menanjak 34,16 persen ke Rp216.
Sementara saham-saham yang masuk top losers antara lain, PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) terkoreksi 15 persen ke Rp340, PT Asia Pramulia Tbk (ASPR) merosot 14,91 persen ke Rp388, dan PT Sillo Maritime Perdana Tbk (SHIP) turun 14,90 persen ke Rp2.970.
Catatan: pergerakan indeks mencerminkan sentimen pasar jangka pendek. Untuk trader, disiplin pada area support dan risk management tetap menjadi kunci. Untuk investor, pantau market breadth dan saham dengan likuiditas kuat sebelum mengambil posisi.

