Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan tren positif pada sesi I perdagangan Selasa (14/7/2026). Indeks mengalami kenaikan 36,77 poin atau 0,61 persen ke 6.074,62 poin.
Likuiditas IHSG mulai meningkat di mana nilai transaksi pada paruh pertama perdagangan menyentuh Rp8,45 triliun di pasar reguler. Sebanyak 175,3 juta lot saham diperjualbelikan dengan frekuensi sekitar 1,77 juta kali.
Meski terangkat, subindeks lain seperti IDX30 dan LQ45 justru terkoreksi masing-masing 0,22 persen dan 0,15 persen. Adapun indeks syariah kompak terangkat dengan JII naik 1,91 persen, ISSI menghijau 1,51 persen, dan IDXSHAGROW melejit 1,95 persen.
Di tengah kenaikan IHSG, saham-saham yang terafiliasi grup Bakrie terpantau terangkat. Saham PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) melanjutkan kenaikan sebesar 13,85 persen ke Rp740, PT Bumi Resouces Tbk (BUMI) naik 4,08 persen ke Rp153, PT Darma Henwa Tbk (DEWA) terangkat 5,20 persen ke Rp364, PT Bumi Resources Minerals Tbk (BMRS) menanjak 9,43 persen ke Rp580.
Secara sektoral, sektor HEALTH memimpin penguatan sesudah saham PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) dan PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) mulai rebound. Sementara itu, sektor FINANCE berubah menjadi pemberat IHSG dengan penurunan pada saham-saham bank seperti PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)Tbk (BBRI).
Catatan: pergerakan indeks mencerminkan sentimen pasar jangka pendek. Untuk trader, disiplin pada area support dan risk management tetap menjadi kunci. Untuk investor, pantau market breadth dan saham dengan likuiditas kuat sebelum mengambil posisi.

