Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Bursa Efek Indonesia pada Senin (13/7/2026) dengan kenaikan signifikan. Berdasarkan data RTI Business, IHSG ditutup terangkat 113,481 poin atau melejit 1,92% ke level 6.037,842.
Seluruh indeks sektor ditutup mengalami kenaikan kecuali IDXHEALTH dan IDXNONCYC ditutup mengalami pelemahan masing-masing 0,26% dan 0,05%. IDXBASIC mengalami kenaikan tertinggi yaitu 2,96%. Disusul IDXENERGY mengalami kenaikan 2,66%, dan IDXINDUST mengalami kenaikan 2,44%.
Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak di zona hijau. Indeks dibuka pada level 5.934,719, sempat mengenai level terendah 5.898,147, lalu terus terangkat hingga menyentuh level tertinggi secara bersamaan posisi penutupan di 6.037,842.
Aktivitas transaksi di pasar saham juga berlangsung ramai. Nilai transaksi tercatat menyentuh Rp12,156 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 26,324 miliar saham. Frekuensi transaksi menyentuh 2.702.399 kali.
Penguatan IHSG ditopang oleh dominasi saham yang naik. Sebanyak 377 saham ditutup terangkat, 250 saham terkoreksi, dan 167 saham tidak mengalami perubahan harga. Sementara itu, kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia pada akhir perdagangan menyentuh sekitar Rp10.533,136 triliun.
Saham-saham yang ditutup mengalami kenaikan di antaranya adalah TLKM mengalami kenaikan 1,21% jadi Rp2.510 per unit. ASII mengalami kenaikan 0,83% jadi Rp4.850, BBCA terangkat 0,81% jadi Rp6.225, BBRI mengalami kenaikan 2,87% jadi Rp2.870, AMMN mengalami kenaikan 7,69% jadi Rp3.780, dan RAJA mengalami kenaikan 5,36% ke harga Rp4.520 per saham.
Selain itu, harga saham DSSA naik 5,10% jadi Rp825 per unit. BRPT naik 8,02% jadi Rp1.750, BRMS naik 4,95% jadi Rp530, TPIA naik 4,71% jadi Rp1.890, dan BMRI naik 4,17% jadi Rp4.250, KEUNTUNGAN naik 3,23% jadi Rp640, DEWA naik 2,37% jadi Rp346, dan BUMI naik 3,52% ke harga Rp147 per saham.
Sementara harga saham JECX turun 3,85% jadi Rp1.375 per saham. NTBK turun 4,72% jadi Rp101, RANS turun 10,53% jadi Rp204, JELI turun 14,72% jadi Rp1.275, HMSP turun 0,73% jadi Rp680, dan UNVR turun 2,89% ke harga Rp1.680 per saham.
Kenaikan hampir 2% pada penutupan perdagangan hari ini secara bersamaan membawa IHSG kembali menembus level psikologis 6.000, mencerminkan sentimen positif yang mendorong pergerakan mayoritas saham di Bursa Efek Indonesia.
Catatan: pergerakan indeks mencerminkan sentimen pasar jangka pendek. Untuk trader, disiplin pada area support dan risk management tetap menjadi kunci. Untuk investor, pantau market breadth dan saham dengan likuiditas kuat sebelum mengambil posisi.

