Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, menuturkan pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) setelah pengumuman MSCI hari ini, Rabu (13/5/2026), masih dalam batas wajar.
Hasan menuturkan pelemahan IHSG sejak pembukaan perdagangan hingga pukul 10.00 WIB lalu berada di rentan 1-1,5 persen. Menurutnya, pengumuman MSCI hari ini tidak memperoleh respons yang cukup dalam bagi kinerja harga saham gabungan.
Ringkasnya, "Hari ini kalau kita cermati tadi sampai pukul 10 terkonfirmasi ada penurunan indeks tapi dengan tingkat aktivitas yang kami nilai masih dalam batasan wajar," ujarnya dalam konferensi pers di Gedung Bursa Efek Indonesia, Rabu (13/5/2026).
Selain itu, Hasan menuturkan, tidak seluruh saham yang dikeluarkan oleh MSCI hari ini mengenai level ARB (auto rejection bawah). Meski beberapa emiten masih harus menjadi penghuni top losers seperti AMMN, TPIA, dan MSIN di klasifikasi small indeks.
"Jadi masih dalam batasan pelemahan yang rentang yang wajar. Kemudian tadi frekuensi dan volume serta nilai transaksi juga cukup baik," kata Hasan.
Catatan: pergerakan indeks mencerminkan sentimen pasar jangka pendek. Untuk trader, disiplin pada area support dan risk management tetap menjadi kunci. Untuk investor, pantau market breadth dan saham dengan likuiditas kuat sebelum mengambil posisi.

