Ringkasnya, pT RMK Energy Tbk (RMKE) mencetak pertumbuhan kinerja pada kuartal I–2026. Ini didorong oleh segmen penjualan dan jasa batubara yang terakselerasi pasca beroperasinya jalur pengangkutan (hauling road).
Per Maret 2026, RMKE membukukan pendapatan usaha sebesar Rp815,59 miliar. Ini meroket 142,12% secara tahunan atau Year on Year (YoY) dari Rp336,84 miliar per Maret 2025.
RMKE membukukan volume penjualan senilai 1 juta ton hingga Maret 2026 atau meningkat 3,8 kali lipat YoY. Ini dibarengi dengan kenaikan rata-rata harga penjualan batubara senilai 5,6% YoY berubah menjadi Rp611.396 per ton.
Segmen jasa pengangkutan batubara melalui hauling road menjadi primadona baru dengan reli volume sebesar 5,4 kali lipat menjadi 470,2 ribu ton pada kuartal I-2026 2026 dari 86,4 ribu ton pada kuartal I-2025.
Baca Juga: IHSG Balik Terangkat ke 7.029,8 di Sesi Pertama, Top Gainers LQ45: BRPT, SMGR, BBRI
Dari sisi bottom line, laba yang dapat diatribusikan kepada entitas induk RMKE menyentuh Rp55,43 miliar di kuartal I–2026 atau meningkat 5,56% YoY dari periode serupa di 2025 sebesar Rp52,51 miliar.
Direktur Keuangan RMK Energy Edwin menjelaskan segmen jasa pengangkutan melalui hauling road telah membuktikan perannya sebagai kontributor utama dalam menjaga stabilitas kinerja saat periode low season di awal tahun.
“Dengan berlakunya larangan penggunaan jalan umum, hauling road kami kini berubah menjadi aset strategis,” jelasnya dalam keterangan resmi, Selasa (5/5/2026).
Tak hanya itu, Edwin meyakini dengan pondasi yang kuat dan cuaca yang mulai membaik, RMKE berada di jalur yang tepat untuk merealisasikan target tahun berjalan dan menangkap peluang pasar jangka panjang.
Baca Juga: Masuk Daftar Efek Transaksi Marjin, Transaksi Saham Trimegah Karya (UVCR) Meroket
Direktur Utama RMK Energy Vincent Saputra menambahkan kenaikan pendapatan yang signifikan pada kuartal pertama ini adalah buah dari strategi integrasi hulu-hilir yang RMKE jalankan.
“Dengan infrastruktur yang semakin lengkap, kami optimistis berpotensi terus meningkatkan volume trading dan mengoptimalkan margin saat harga pasar mendukung,” kata Vincent.
Tinjau Berita dan Artikel yang lain di Google News
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

