PT PAM Mineral Tbk (NICL) baru saja merampungkan gelaran Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), yang digelar pada Senin (4/5/2026).
Sebanyak empat mata acara yang dibahas dalam agenda tersebut, termasuk di antaranya penggunaan saldo laba Perseroan untuk tahun buku 2025, yang tercatat senilai Rp85,09 miliar.
Ringkasnya, dalam keputusannya, RUPST menyepakati penggunaan 74,99 persen dari total saldo laba, atau setara dengan Rp63,81 miliar, untuk dibagi kepada pemegang saham sebagai dividen tunai tahun buku 2025.
"Pembagian dividen tunai disepakati sebesar RP63,81 miliar, atau setara dengan 74,99 persen (dari total saldo laba), alhasil setiap pemegang saham akan menerima sebesar Rp6 per saham," ujar Direktur Utama NICL, Ruddy Tjanaka, dalam Paparan Publik (Public Expose) yang digelar usai RUPST, Senin (4/5/2026).
Sementara untuk sisa saldo laba sebesar RP21,27 miliar, menurut Ruddy, disepakati untuk digunakan dalam mendukung pengembangan usaha Perseroan ke depan.
Catatan: pastikan Anda mencatat tanggal cum-dividen dan recording date. Harga saham biasanya menyesuaikan (turun) pada ex-date sebesar nilai dividen. Selalu verifikasi tanggal pembayaran melalui keterbukaan informasi di IDX.

