Ringkasnya, pT Indika Energy Tbk (INDY) dikabarkan tengah menjajaki pelepasan kepemilikan saham di PT Kideco Jaya Agung. Langkah tersebut dinilai sejalan dengan strategi perseroan untuk melanjutkan transformasi bisnis dan membangun portofolio yang lebih berkelanjutan.
Corporate Secretary PT Indika Energy Tbk, Adi Pramono, enggan mengomentari kabar yang mengungkap Indika menawarkan Kideco kepada calon pembeli dengan nilai menyentuh USD1 miliar atau sekitar Rp18 triliun.
"Sehubungan dengan pemberitaan media baru-baru ini mengenai portofolio investasi perseroan, perseroan tidak menyalurkan komentar atas rumor atau spekulasi pasar," katanya, Jumat (17/7/2026).
Sejak 2018, Indika Energy memang gencar menjalankan transformasi bisnis untuk mengurangi ketergantungan terhadap batu bara. Perseroan mendiversifikasi usahanya ke berbagai sektor, mulai dari tambang emas dan nikel, energi baru terbarukan, hingga kendaraan listrik (electric vehicle/EV).
Apabila transaksi tersebut terealisasi, Kideco bukan menjadi aset pertama yang dilepas Indika. Sebelum itu, perseroan telah mendivestasikan kepemilikannya di PT Petrosea Tbk (PTRO), PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS), serta PT Multi Tambangjaya Utama (MUTU) sebagai bagian dari strategi penyesuaian portofolio bisnis.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

