PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) memutuskan untuk menunda pelaksanaan right issue yang sebelum itu dijadwalkan berlangsung pada Juli 2026. Langkah itu ditempuh di tengah kondisi pasar yang dinilai kurang kondusif.
Perseroan sebelum itu telah mengumumkan rencana untuk menjalankan Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) alias penerbitan hmetd jilid II. Aksi korporasi dilakukan untuk memperkuat struktur permodalan perseroan dalam rangka pengembangan kegiatan usaha.
Corporate Secretary PYFA, Herdiasti Anggitya Dwisani menuturkan, penundaan penerbitan hmetd diambil karena kondisi pasar modal yang tidak kondusif.
"Keputusan tersebut diambil sesudah mempertimbangkan kondisi pasar modal dan makroekonomi terkini yang dinilai belum kondusif untuk mendukung pelaksanaan PMHMETD II," katanya dalam keterbukaan informasi, Jumat (12/6/2026).
Meski begitu, dia memastikan perseroan akan terus memantau perkembangan kondisi pasar. Dengan kata lain, penerbitan hmetd akan tetap digelar di waktu yang tepat setelah kondisi pasar lebih stabil dan kondusif.
Catatan: rights issue berpotensi mengakibatkan dilusi bagi pemegang saham lama yang tidak ikut serta. Perhatikan harga pelaksanaan dan rasio HMETD sebelum memutuskan.

