Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan Selasa (30/6/2026) di zona merah. Hingga pukul 09.15 WIB, IHSG terkoreksi 90,190 poin atau terjungkal 1,55% ke level 5.730,599. Ini melanjutkan tekanan lepas yang telah berlangsung pada perdagangan sebelum itu, Senin (29/6/2026).
Berdasarkan data RTI Business, IHSG dibuka terkoreksi di level 5.801,454. Tekanan di pasar saham terlihat merata. Sebanyak 425 saham berada di zona merah, sementara hanya 124 saham terangkat dan 129 saham diperdagangkan stagnan.
Sejumlah saham yang terkoreksi di antaranya adalah TLKM turun 2,07% jadi Rp2,360 per saham. ASII turun 3,61% jadi Rp4.540, BBCA turun 4,22% jadi Rp5.675 per unit. Sementara AYLS naik 26,81% jadi Rp175 per unit. ENAK naik 22,86% jadi Rp344, dan MSKY naik 17,24% ke harga Rp68 per saham.
Aktivitas perdagangan pada pukul 09.15 WIB juga terpantau cukup ramai. Volume transaksi menyentuh 2,600 miliar saham dengan nilai transaksi sekitar Rp1,656 triliun, yang berlangsung dalam 201.431 kali frekuensi perdagangan.
Pelemahan IHSG pada awal perdagangan sejalan dengan proyeksi sejumlah analis yang memperkirakan indeks masih berpotensi melanjutkan pelemahan akibat minimnya sentimen positif. Pelaku pasar juga masih mencermati perkembangan ekonomi global, pergerakan nilai tukar rupiah, serta arus dana asing yang masih cenderung keluar dari pasar domestik.
Catatan: pergerakan indeks mencerminkan sentimen pasar jangka pendek. Untuk trader, disiplin pada area support dan risk management tetap menjadi kunci. Untuk investor, pantau market breadth dan saham dengan likuiditas kuat sebelum mengambil posisi.

