Jakarta, CNBC Indonesia — PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BRIS) sedang mempersiapkan layanan Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS) cross border di Arab Saudi. Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna mengungkap langkah ini sejalan dengan strategi bank pelat merah syariah itu untuk berekspansi ke luar negri. "Kini kami tengah mengembangkan penggunaan QRIS di Arab Saudi sesuai dengan strategi ekspansi luar negeri BSI dan peningkatan layanan nasabah BSI yang berada di Arab Saudi," ujarnya saat Press Conference Kinerja Triwulan I-2026 BSI secara virtual, Selasa (12/5/2026).
Anton menuturkan pengembangan QRIS di Arab Saudi juga untuk meningkatkan layanan para nasabah haji dan umrah. Di saat yang bersamaan, upaya ini diharapkan dapat mendorong transaksi digital di BSI. "Inisiatif ini adalah bagian dari komitmen perseroan untuk memperkuat layanan digital yang inklusif kemudian relevan dengan kebutuhan masyarakat serta mampu mendukung pertumbuhan transaksi digital secara berkelanjutan," tukas Anton.
Ia merinci bahwa kini QRIS BSI sudah dapat digunakan di enam negara, antara lain, Malaysia, Singapura, Thailand, Jepang, Korea Selatan, dan China. Pada kesempatan yang sama, Anton memaparkan bahwa merchant QRIS BSI kini sudah menyentuh 574.000 dengan transaksi sebesar 24,2 juta dengan volume menyentuh 1,7 triliun.
Sementara itu, super app BYOND by BSI sudah meraup 6,55 juta pengguna sejak peluncurannya pada November 2024. Transaksi menyentuh 199 juta dan volume sebesar 223 triliun.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

