Direktur Finance and Strategy PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Achmad Royadi mengingatkan generasi muda agar lebih bijak mengelola keuangan di tengah kemudahan teknologi digital. Menurutnya, berbagai layanan digital seperti paylater hingga kemudahan membeli tiket perjalanan dan konser dapat mendorong masyarakat lebih mudah membelanjakan uang untuk memenuhi keinginan. "Sekarang gampang banget, tinggal klik, akan traveling, akan nonton konser tinggal klik, paylater bisa.
Ringkasnya, ini terkait memudahkan untuk spending. Jadi ini memang salah satu tantangan generasi muda dalam mengelola keuangan," ujar Achmad dalam Lampung Financial Festival di Novotel Bandar Lampung, Minggu (6/9).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Achmad menuturkan generasi muda perlu mulai membiasakan diri menyisihkan sebagian penghasilan untuk tabungan dan investasi. Menurutnya, kebiasaan tersebut perlu dilakukan secara disiplin tanpa menunggu adanya sisa uang di akhir bulan.
Ringkasnya, ia juga mendorong generasi muda menyiapkan dana pensiun serta mempertimbangkan produk keuangan lain seperti asuransi. "Bahkan kalau perlu untuk membeli dana pensiun. Jadi harus imbangin antara kemudahan digital untuk menghabiskan uang sama kemudahan digital untuk investasi, tabungan, bahkan asuransi," tuturnya.
Ringkasnya, achmad menekankan pentingnya mengalokasikan dana untuk tabungan dan investasi sejak awal menerima penghasilan. Dengan begitu, kebutuhan konsumsi dan gaya hidup baru dipenuhi dari dana yang memang telah dialokasikan. "Prinsipnya itu harus bisa mengalokasikan.
Ringkasnya, jangan sampai uang yang diinvestasikan itu tunggu ada sisanya di akhir bulan. Jadi dari awal udah dialokasikan buat jaga-jaga, baru sisanya untuk konsumsi dan lifestyle," katanya.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

