Ringkasnya, saham produsen lakban (adhesive tape), PT Ekadharma International Tbk (EKAD) bergerak volatil dalam beberapa hari terakhir. Pergerakan saham tersebut dipicu oleh kabar akuisisi oleh Youyi Group.
Saat rencana akuisisi diumumkan pada 12 Agustus 2026, harga saham EKAD langsung terbang 35 persen ke Rp240, mengenai batas auto reject atas (ARA). Lalu pada keesokan harinya, saham juga kembali mengenai ARA.
Kemudian saham EKAD sempat bergerak ke bawah hingga batas auto reject bawah (ARB) meski kembali rebound dan memangkas pelemahan. Sementara pada hari ini, harganya mengalami kenaikan 2,6 persen ke Rp310, mengakumulasi kenaikan hingga 74 persen dalam empat hari.
Corporate Secretary PT Ekadharma International Tbk, Lie Phing menuturkan, pergerakan harga saham EKAD didorong oleh pengumuman penandatanganan Letter of Intent for Equity Acquistion antara pemegang saham pengendali EKAD, PT Ekadharma Inti Perkasa dan Fujian Youyi Adhesive Tape Group (Youyi Group).
"Perseroan telah menyatakan keterbukaan informasi atau fakta material terkait penandatanganan Letter of Intent for Equity Acquistion melalui situs web bursa dan situs web perusahaan pada tanggal 12 Agustus 2026 di mana penandatanganan yang dimaksud telah dilakukan pada tanggal 11 Agustus 2026," katanya dalam surat kepada BEI, Kamis (20/8/2026).
Catatan: aksi korporasi semacam ini perlu dilihat dampaknya terhadap laporan keuangan berikutnya — apakah menambah kontribusi pendapatan, atau justru menambah beban utang dan bunga.

