Ringkasnya, indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi volatil sepanjang September 2026.
Setelah terangkat 4,64 persen pada Agustus, IHSG akan dibayangi sentimen kebijakan moneter global yang cenderung hawkish, risiko geopolitik, hingga rebalancing indeks FTSE Russell.
Ringkasnya, head of Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Liza Camelia Suryanata melalui riset KSI Research Monthly Outlook September 2026, yang terbit pada 31 Agustus 2026, memperkirakan IHSG bergerak dalam kisaran 6.300-6.650 sepanjang September.
Kiwoom menilai IHSG masih memiliki peluang untuk membukukan kinerja positif pada September, meski skenario utamanya tetap mengarah pada konsolidasi dengan bias pelemahan jangka pendek.
Probabilitas IHSG ditutup positif diestimasi berada di kisaran 40-45 persen, sedikit lebih tinggi dibandingkan probabilitas historis senilai 33 persen dalam periode 2017-2026.
Catatan: pergerakan indeks mencerminkan sentimen pasar jangka pendek. Untuk trader, disiplin pada area support dan risk management tetap menjadi kunci. Untuk investor, pantau market breadth dan saham dengan likuiditas kuat sebelum mengambil posisi.

