PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mendistribusikan pinjaman sebesar Rp1,5 triliun kepada anak usahanya, PT Arutmin Indonesia (Arutmin).
Dana tersebut diproyeksikan digunakan Arutmin untuk membiayai berbagai kebutuhan operasional proyek pertambangan batu bara, termasuk pengeluaran yang berkaitan dengan aktivitas produksi dan kegiatan usaha sehari-hari.
"BUMI sebagai induk usaha Arutmin memiliki dana yang cukup untuk menyalurkan pinjaman," tulis manajemen BUMI dalam keterbukaan informasi BEI, Selasa (2/6/2026).
Arutmin adalah entitas anak yang dikendalikan langsung oleh BUMI dengan kepemilikan saham sebesar 70 persen.
Ringkasnya, dengan struktur kepemilikan tersebut, transaksi pinjaman yang dilakukan kedua pihak tergolong sebagai transaksi afiliasi.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

