PT Satu Visi Putra Tbk (VISI) atau Savitra berencana mengubah kegiatan usaha dari perdagangan besar bahan advertising dan printing serta pergudangan berubah menjadi perusahaan holding.
Perubahan kegiatan usaha tersebut sejalan dengan rencana perseroan dalam menjalankan ekspansi ke sektor kesehatan melalui akuisisi 72,91 persen saham PT Hasna Medika Bakti Cirebon, perusahaan yang bergerak di bidang rumah sakit jantung dan klinik.
Dalam prospektus, Selasa (25/8/2026) nilai transaksi akuisisi menyentuh sekitar Rp286 miliar. Pengambilalihan akan dilakukan melalui kombinasi penyertaan saham baru dan pembelian saham existing PT Hasna Medika Bakti Cirebon.
Bersamaan dengan itu, Hasna Medika Bakti Cirebon juga akan menjalankan konversi utang sekitar Rp33,4 miliar kepada pemegang saham existing, yakni Pieter Tanuri, Roy Himawan, dan Darwin Cyril Noerhadi.
Rangkaian aksi korporasi tersebut diproyeksikan dimintakan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 30 September 2026.
Catatan: aksi korporasi semacam ini perlu dilihat dampaknya terhadap laporan keuangan berikutnya — apakah menambah kontribusi pendapatan, atau justru menambah beban utang dan bunga.

