Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) parkir di level 7.544,36 poin, melemah sebesar 0,2 persen pada penutupan sesi I perdagangan Rabu (22/4/2026). Hingga jeda siang, sebanyak 259,7 juta lot saham diperdagangkan di pasar reguler dengan frekuensi mengenai 1,68 juta kali.
Adapun nilai transaksi tercatat senilai Rp8,7 triliun. Analis Phintraco Sekuritas menilai, volatilitas IHSG berlangsung seiring perhatian pelaku pasar terhadap keputusan suku bunga acuan BI Rate.
Bank sentral dijadwalkan mengumumkan BI Rate pukul 14.00 WIB. Secara teknikal, IHSG menunjukkan tren pelemahan, tercermin dari histogram MACD yang menyempit dan indikator stochastic yang berada di area jenuh beli (overbought). "Dengan demikian, kami memperkirakan IHSG diproyeksikan bergerak dalam rentang 7.500-7.600 pada perdagangan hari ini," katanya.
Catatan: pergerakan indeks mencerminkan sentimen pasar jangka pendek. Untuk trader, disiplin pada area support dan risk management masih berubah menjadi kunci.
Ringkasnya, untuk investor, pantau market breadth dan saham dengan likuiditas kuat sebelum mengambil posisi.
Catatan: pergerakan indeks mencerminkan sentimen pasar jangka pendek. Untuk trader, disiplin pada area support dan risk management tetap menjadi kunci. Untuk investor, pantau market breadth dan saham dengan likuiditas kuat sebelum mengambil posisi.
