PT Singaraja Putra Tbk (SINI) menetapkan harga pelaksanaan penerbitan hmetd atau Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) sebesar Rp5.000 per saham.
Ringkasnya, melalui aksi korporasi ini, perseroan berpotensi menghimpun dana hingga Rp3,6 triliun untuk mendanai akuisisi aset pertambangan batu bara, memperkuat struktur permodalan, serta menambah modal kerja.
Dalam prospektus terbaru, Selasa (2/6/2026) SINI akan meluncurkan sebanyak-banyaknya 721,5 juta saham baru dengan rasio pelaksanaan 2 saham lama berhak atas 3 HMETD.
Pelaksanaan penerbitan hmetd tersebut berpotensi menimbulkan dilusi kepemilikan hingga sekitar 60 persen bagi pemegang saham yang tidak mengambil bagian dalam aksi korporasi tersebut.
Sebagian besar dana hasil penerbitan hmetd akan digunakan untuk mengakuisisi PT Kemilau Mulia Sakti (KMS) dari PT Petrosea Tbk (PTRO) dengan nilai transaksi sekitar Rp1,5 triliun.
Catatan: rights issue berpotensi mengakibatkan dilusi bagi pemegang saham lama yang tidak ikut serta. Perhatikan harga pelaksanaan dan rasio HMETD sebelum memutuskan.

