PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) menandatangani perjanjian lepas akumulasi saham bersyarat dengan Metaside Global Holding Pte. Ltd., perusahaan berbasis di Singapura, pada 6 Mei 2026.
Corporate Secretary COCO, Gendra Fachrurozi, dalam keterangan Kamis, 7 Mei 2026, menuturkan berdasarkan perjanjian tersebut perseroan berencana mengambil alih 99,99% saham dari seluruh saham yang ditempatkan dan disetor penuh PT Sari Murni Abadi (SMA) yang dimiliki oleh Metaside Global Holding Pte. Ltd. Antara perseroan dan pihak penjual tidak memiliki hubungan afiliasi.
Ringkasnya, “Penyelesaian transaksi tunduk dan masih bergantung pada pemenuhan beberapa persyaratan yang diatur dalam CSPA serta pemenuhan prosedur transaksi material sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha serta peraturan perundang-undangan yang berlaku,” kata Gendra.
Ringkasnya, gendra menjelaskan, akuisisi SMA dilakukan perseroan untuk membuka peluang bisnis kakao dalam ekspansi internasional dengan memanfaatkan jaringan distribusi dan kapabilitas yang saling melengkapi guna penetrasi pasar regional.
Ringkasnya, selain itu, akuisisi ini bertujuan mendorong pertumbuhan pendapatan melalui optimalisasi jalur distribusi di Indonesia dan Vietnam, serta perluasan jangkauan distribusi ke lebih banyak outlet dan pasar.
Ringkasnya, akuisisi ini juga diharapkan meningkatkan efisiensi operasional melalui konsolidasi pengadaan bahan baku, optimalisasi struktur organisasi, serta pemanfaatan kapasitas produksi yang lebih optimal. Efisiensi juga dilakukan dalam rantai pasokan dan proses produksi lainnya.
Gendra menambahkan, akuisisi SMA berubah menjadi bagian dari sinergi pengembangan produk, termasuk kolaborasi dengan memanfaatkan kapabilitas masing-masing entitas serta integrasi proses riset dan pengembangan.
Selain itu, langkah ini ditujukan untuk memperkuat posisi pasar dan daya saing perseroan melalui skala usaha yang lebih besar dalam industri ingredients dan fast moving consumer goods (FMCG), secara bersamaan meningkatkan daya tawar terhadap pemasok.
Terakhir, akuisisi ini diharapkan berpotensi meningkatkan tata kelola dan skalabilitas bisnis melalui integrasi sistem, organisasi, dan proses guna mendukung pertumbuhan jangka panjang.
Sebagai informasi, PT Sari Murni Abadi (SMA) adalah bagian dari Sari Murni Group. Perusahaan ini adalah produsen makanan ringan (snack) di Indonesia yang didirikan pada 1998 di Bogor, Jawa Barat.
Ringkasnya, sMA dikenal melalui produk utamanya, Momogi. Perusahaan tersebut memproduksi berbagai snack ekstrusi dan wafer yang didistribusikan secara nasional serta diekspor ke berbagai negara. (konrad)
Catatan: aksi korporasi semacam ini perlu dilihat dampaknya terhadap laporan keuangan berikutnya — apakah menambah kontribusi pendapatan, atau justru menambah beban utang dan bunga.

