PT Astra International Tbk (ASII) berencana melaksanakan pembelian kembali (pembelian kembali saham) saham dengan nilai maksimal menyentuh Rp8 triliun. Jumlah saham yang dibeli kembali tidak akan melebihi 10% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan.
Selain itu perseroan meyakini bahwa porsi saham free float setelah pembelian kembali saham tetap dijaga minimal 15% dari modal ditempatkan dan disetor. Rencana pembelian kembali saham saham ini akan terlebih dahulu memperoleh persetujuan pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan pada 17 Juli 2026.
Adapun periode pelaksanaan pembelian kembali saham diperkirakan berlangsung mulai 20 Juli 2026 hingga 16 Juli 2027. Setelah periode tersebut berakhir, saham hasil pembelian kembali saham akan disimpan sebagai saham treasuri dan berikutnya dapat dialihkan dengan memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Seiring pemberitaan ini, saham ASII terparkir di angka Rp4.700 per Kamis, (11/6/2026). Saham ASII sendiri telah turun 30,88% secara year to date (ytd), dengan kapitalisasi pasarnya menyentuh Rp190,27 triliun.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

