Indeks IHSG masih melanjutkan koreksinya sebesar 1,02 persen ke 6.009 dan masih disertai dengan munculnya tekanan lepas.
Dikutip dari riset MNC Sekuritas Jumat (2/10/2026), diperkirakan, posisi IHSG kini sedang berada pada bagian dari wave c dari wave (y), cermati area pelemahan yang dapat kami perkirakan di rentang 5.850-5.911. Adapun support: 5.949,5.872 dan resistance: 6.187,6.297.Berikut saham yang direkomendasikan:ASII - Trading BuyASII terkoreksi 1,96 persen ke Rp4.510 dan masih didominasi oleh tekanan lepas.
Diperkirakan, posisi ASII kini sedang berada pada bagian akhir dari wave iii dari wave c dari wave (y).Trading Buy: Rp4.490-4.510Target Price: Rp4.680, Rp4.740Stoploss: below Rp4.470ARCI - Buy on WeaknessARCI terkoreksi 1,63 persen ke Rp1.210 dan masih didominasi oleh tekanan lepas, pergerakannya pun sudah berada di bawah MA60. Diperkirakan, posisi ARCI kini sedang berada pada bagian dari wave c dari wave (iv).Buy on Weakness: Rp1.095-1.170Target Price: Rp1.340, Rp1.415Stoploss: below Rp1.060BMRI - Buy on WeaknessBMRI bergerak flat dan ditutup di Rp4.010 dan disertai dengan munculnya volume pembelian.
Kini, diperkirakan posisi BMRI sedang berada pada bagian dari wave iii dari wave (c).Buy on Weakness: Rp3.940-4.000Target Price: Rp4.060, Rp4.140Stoploss: below Rp3.900BULL - Trading BuyBULL terangkat 2,35 persen ke Rp348 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. Selama BULL masih mampu berada di atas Rp332 sebagai stoplossnya, maka posisi BULL kini sedang berada pada bagian dari wave 4 dari wave (C).Trading Buy: Rp338-348Target Price: Rp364, Rp374Stoploss: below Rp332(kunthi fahmar sandy)
Catatan: pergerakan indeks mencerminkan sentimen pasar jangka pendek. Untuk trader, disiplin pada area support dan risk management tetap menjadi kunci. Untuk investor, pantau market breadth dan saham dengan likuiditas kuat sebelum mengambil posisi.

