PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) sebagai satu-satunya bank syariah Himbara turut berpartisipasi dalam Danantara Housing Expo 2026 yang digelar pada 27-30 Agustus 2026 di NICE PIK, Jakarta Utara. Di ajang Danantara Housing Expo 2026, BSI menyiapkan berbagai promo, antara lain BSI Emas atau BSI Tabungan Haji hingga Rp5 juta, promo cicilan 0 persen untuk pembelian Vespa selama 36 bulan, serta Special Price BSI Griya setara 2,75 persen.
Wakil Direktur Utama BSI, Bob T Ananta menyatakan komitmen mendukung pertumbuhan industri perumahan di Indonesia, serta memperluas akses masyarakat terhadap pembiayaan hunian sesuai prinsip syariah melalui kerja sama dengan lebih dari 3.500 rekanan developer. SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT BSI optimistis dapat menjangkau lebih banyak masyarakat melalui penyediaan beragam pilihan hunian, mulai dari rumah tapak, apartemen, hingga berbagai jenis properti lainnya. "Melalui Danantara Housing Expo, kami optimis bisa menjangkau nasabah lebih luas dan menyalurkan manfaat dengan angsuran tetap, promo menarik dan juga bebas appraisal," kata Bob.
Di tengah fluktuasi ekonomi kini, pembiayaan BSI Griya tetap diminati masyarakat. Salah satu keunggulan pembiayaan BSI adalah skema angsuran tetap hingga jangka waktu pembiayaan, yang memudahkan nasabah mengatur cash flow dan merencanakan keuangan jangka panjang.
Hingga Juni 2026, pembiayaan BSI Griya menyentuh Rp61,22 triliun atau total penjualan lebih dari 20ribu unit rumah dalam setahun. Capaian ini juga didukung oleh Program BSI Simuda dengan tenor pembiayaan hingga 30 tahun.
Produk tersebut menawarkan skema pembiayaan dengan angsuran masih hingga akhir tenor, kemudahan free appraisal, serta special price khusus untuk pembelian properti di developer rekanan BSI terpilih. S elain itu, nasabah juga berkesempatan mendapatkan BSI Emas serta berpotensi menikmati beragam promo yang berubah menjadi salah satu faktor pendorong pertumbuhan BSI Griya.
Menyediakan beragam stimulus guna meningkatkan daya akumulasi masyarakat dan memperluas akses pembiayaan perumahan, partisipasi ini secara bersamaan menjadi perwujudan dukungan terhadap Program 3 Juta Rumah.
Catatan: aksi korporasi semacam ini perlu dilihat dampaknya terhadap laporan keuangan berikutnya — apakah menambah kontribusi pendapatan, atau justru menambah beban utang dan bunga.

