Lany Djuwita, Direktur PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG), menambah porsi kepemilikan sahamnya. Aksi korporasi ini berlangsung pada 1 Juli 2026. Lany mengakumulasi 806.200 unit saham SRTG. Harga pelaksanaan transaksi berada di level Rp1.560 per saham.
Berdasarkan data pasar, transaksi tersebut dilakukan tepat pada harga penutupan perdagangan 1 Juli 2026. Kala itu, saham SRTG parkir di level Rp1.560. Total nilai transaksi yang dilakukan Lany menyentuh Rp1,25 miliar. Dana tersebut dikeluarkan untuk mengeksekusi saham perusahaan investasi tersebut.
Ringkasnya, tujuan transaksi ini sebagai pelaksanaan Program Insentif Jangka Panjang Perseroan. Status kepemilikan saham Lany bersifat langsung.
Pasca transaksi, jumlah saham milik Lany meningkat cukup signifikan. Sebelum itu, ia menggenggam 6.334.500 unit saham atau setara 0,046%.
Kini, koleksi saham Lany menjadi 7.140.700 unit. Persentase kepemilikannya pun meningkat ke 0,052%.
Ringkasnya, lany melaporkan perubahan data ini kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 3 Juli 2026. Laporan ini sesuai dengan regulasi POJK Nomor 4/2024.
Ringkasnya, dalam laporan tersebut, Lany menyatakan tanggung jawab penuh atas data yang disampaikan.
Ringkasnya, “Pemberi Kuasa dan Penerima Kuasa bertanggung jawab penuh terhadap seluruh akibat hukum yang timbul dan menjamin kebenaran atas seluruh data, informasi, keterangan dan/atau dokumen yang dilaporkan,” tulis Lany.
Ringkasnya, sebagai informasi, harga saham SRTG pada perdagangan Jumat, 3 Juli 2026 pukul 14.40 WIB berada di posisi Rp1.550 per saham. Angka ini mengalami kenaikan 1,31% dari harga pembukaan.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

