Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup terkoreksi 76 poin atau 1,23 persen ke 6.130 pada sesi II perdagangan Selasa (26/5/2026). Indeks yang sempat bergerak di zona hijau pada pagi hari terus tertekan hingga terkoreksi lebih dari 1 persen.
Penurunan IHSG berlangsung di tengah kenaikan saham-saham milik konglomerat Prajogo Pangestu. Sementara itu, saham grup Barito tersebuttidak mampu menahan laju pelemahan indeks seiring dengan turunnya bobot saham.
Saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) rebound 7,6 persen ke level Rp1.900, memimpin laju penguatan saham milik Prajogo. Saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) juga terangkat 5,1 persen ke Rp1.555.
Sementara itu, saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) kembali terkoreksi 10 persen ke Rp432. Sempat naik pada awal sesi, saham energi bagian dari grup Sinar Mas itu kehilangan tenaga dan bergerak di zona merah.
Pelemahan IHSG juga sejalan dengan penurunan pada subindeks lainnya seperti IDX30 yang turun 1,75 persen dan LQ45 yang terkoreksi 1,71 persen. Duo indeks syariah, JII dan ISSI juga terkoreksi masing-masing 1,06 persen dan 1,20 persen.
Catatan: pergerakan indeks mencerminkan sentimen pasar jangka pendek. Untuk trader, disiplin pada area support dan risk management tetap menjadi kunci. Untuk investor, pantau market breadth dan saham dengan likuiditas kuat sebelum mengambil posisi.

