Technical rebound mulai terlihat pada saham-saham Grup Barito milik taipan Prajogo Pangestu dalam perdagangan Selasa (26/5/2026), setelah sebelum itu tertekan akibat sentimen rebalancing MSCI dan pelemahan tajam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Sementara itu, pasar masih menanti seberapa kuat indeks mampu bertahan di atas level psikologis 6.000 di tengah derasnya arus keluar dana asing.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga pukul 09.53 WIB, saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) meroket 15,58 persen ke Rp2.040 per unit, setelah sempat mengenai Rp2.200.
Penguatan ini berubah menjadi upaya TPIA mengakhiri tren pelemahan yang berlangsung selama tujuh hari perdagangan berturut-turut.
Rebound juga berlangsung pada saham-saham Grup Barito lainnya. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (KEUNTUNGAN) meroket 12,14 persen ke Rp550 per unit, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) naik 10,14 persen, dan PT Petrosea Tbk (PTRO) terangkat 10,34 persen.
Catatan: pergerakan indeks mencerminkan sentimen pasar jangka pendek. Untuk trader, disiplin pada area support dan risk management tetap menjadi kunci. Untuk investor, pantau market breadth dan saham dengan likuiditas kuat sebelum mengambil posisi.

