Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup terangkat 44,3 poin atau 0,72 persen ke level 6.206,35 pada perdagangan Senin (25/5/20256). Kenaikan indeks ditopang oleh menguatnya saham-saham bank berkapitalisasi besar (big banks) di tengah pengumuman aturan baru soal Devisa Hasil Ekspor (DHE).
Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) meroket 3,4 persen ke Rp6.100 usai bergerak di bawah level 6.000. Sementara itu, saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) terangkat 2,4 persen ke Rp4.220.
Pergerakan positif tercermin juga oleh saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) yang naik 3,9 persen ke Rp3.170 dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) terangkat 2,9 persen ke Rp3.890.
Sepanjang perdagangan, sekitar 261 juta saham diperjualbelikan dengan frekuensi 2,06 juta kali. Adapun nilai transaksi menyentuh Rp15,59 triliun.
Sejalan dengan kenaikan saham big banks, IDX30 dan LQ45 mengalami kenaikan masing-masing 1,62 persen dan 1,74 persen. Kondisi tersebut mencerminkan penguatan IHSG yang ditopang saham-saham blue-chip.
Catatan: pergerakan indeks mencerminkan sentimen pasar jangka pendek. Untuk trader, disiplin pada area support dan risk management tetap menjadi kunci. Untuk investor, pantau market breadth dan saham dengan likuiditas kuat sebelum mengambil posisi.

