Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir mengalami pelemahan 0,33 persen ke level 6.441,16 poin pada penutupan perdagangan Jumat (18/9/2026). Pelemahan indeks turut diwarnai dengan jatuhnya sebagian saham milik Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam.
Saham PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) terkoreksi 14,08 persen ke Rp3.600 dan PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK) turun 8,13 persen ke Rp565. Penurunan tersebut mencerminkan aksi ambil untung (profit taking) setelah naik tajam.
Sementara itu, saham-saham Haji Isam lainnya masih melanjutkan kenaikan seperti PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE) yang terangkat 5,85 persen ke Rp2.080. Begitu juga dengan saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) yang naik 19,96 persen ke Rp13.825.
IHSG sempat menghijau saat pembukaan perdagangan pagi, sementara itu kehilangan tenaga menjelang penutupan sesi I. Indeks seharian bergerak dalam rentang 6.419-6.521.
Sebanyak 291,76 juta lot saham diperjualbelikan dengan frekuensi 1,92 juta kali di pasar reguler. Sementara nilai transaksi tercatat senilai Rp17,30 triliun.
Catatan: pergerakan indeks mencerminkan sentimen pasar jangka pendek. Untuk trader, disiplin pada area support dan risk management tetap menjadi kunci. Untuk investor, pantau market breadth dan saham dengan likuiditas kuat sebelum mengambil posisi.

