Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berpeluang terangkat pada perdagangan Kamis (10/9/2026). Adapun pada hari sebelum itu indeks ditutup terkoreksi 0,12 persen ke 6.678 dan disertai dengan munculnya tekanan lepas.
“Posisi IHSG kini diperkirakan sedang berada di akhir wave v dari wave (c), cermati area penguatan yang berada di 6.736-6.812. Sementara itu demikian, waspadai akan adanya potensi pelemahan terdekat ke rentang 6.643-6.653,” tulis Riset MNC Sekuritas.
IHSG diestimasi berada pada support 6.610,6.561 dan resistance 6.705,6.755.
Ringkasnya, berikut, saham-saham yang menari dicermati:
Ringkasnya, pT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) - Buy on Weakness
BIPI terangkat 5,33 persen ke harga Rp158 dan disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian, sementara itu penguatan BIPI tertahan oleh MA200. Posisi BIPI kini diperkirakan sedang berada di awal wave [iii] dari wave C.
Ringkasnya, buy on Weakness: Rp151-Rp156
Ringkasnya, target Price: Rp175, Rp186
Ringkasnya, stoploss: below Rp147
Ringkasnya, pT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP) - Trading Buy
HMSP terkoreksi 2,61 persen ke Rp745 dan disertai dengan munculnya tekanan lepas, koreksinya pun mampu menembus MA20 dan MA200. Selama masih mampu berada di atas 725 sebagai stoplossnya, maka HMSP diperkirakan sedang berada di awal wave [v] dari wave 1.
Ringkasnya, trading Buy: Rp730-Rp740
Ringkasnya, target Price: Rp795, Rp820
Ringkasnya, stoploss: below Rp725
Catatan: pergerakan indeks mencerminkan sentimen pasar jangka pendek. Untuk trader, disiplin pada area support dan risk management tetap menjadi kunci. Untuk investor, pantau market breadth dan saham dengan likuiditas kuat sebelum mengambil posisi.

