Ringkasnya, saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) kembali terkoreksi tajam pada perdagangan Jumat (22/5/2026), di tengah sentimen keluarnya saham tersebut dari indeks MSCI dan meningkatnya volatilitas pada saham-saham konglomerasi.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 14.11 WIB, saham TPIA terjungkal 12,11 persen ke level Rp1.995 per saham, menjadi posisi terendah sejak sekitar September 2023.
Nilai transaksi tercatat menyentuh Rp495,7 miliar dengan volume perdagangan 236,2 juta saham.
Pelemahan tersebut memperpanjang pelemahan TPIA menjadi enam hari beruntun.
Bahkan, dalam lima sesi terakhir, saham emiten petrokimia milik konglomerat Prajogo Pangestu itu berulang kali mengenai auto rejection bawah (ARB) 15 persen.
Ringkasnya, secara mingguan, saham TPIA sudah merosot 53,49 persen dan ambruk 68,25 persen dalam sebulan.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

