Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat terkoreksi lebih dari 2 persen pada perdagangan Rabu (20/5/2026) di tengah kekhawatiran pasar terhadap arah baru tata kelola ekspor komoditas strategis yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto.
Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), pukul 11.31 WIB, IHSG terkoreksi 1,03 persen ke level 6.303 usai sempat merosot tajam 2,43 persen ke 6.215,56 pada sekitar 11.22 WIB.
Ringkasnya, saham-saham berbasis komoditas pun berguguran.
Dengan ini, IHSG telah terkoreksi tujuh sesi beruntun, berada di level terendah sejak April 2025.
Dalam pidatonya di DPR, Rabu (20/5/2026), Prabowo menekankan pemerintah ingin harga komoditas strategis Indonesia ke depan ditentukan di dalam negeri, seiring rencana penataan ulang tata kelola ekspor sumber daya alam (SDA).
Prabowo menuturkan dirinya telah meminta kabinet memastikan harga komoditas Indonesia seperti nikel dan emas dapat ditentukan secara domestik, bukan kembali sepenuhnya mengikuti mekanisme di luar negeri.
Catatan: pergerakan indeks mencerminkan sentimen pasar jangka pendek. Untuk trader, disiplin pada area support dan risk management tetap menjadi kunci. Untuk investor, pantau market breadth dan saham dengan likuiditas kuat sebelum mengambil posisi.

