Bursa Efek Indonesia (BEI) membukukan penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 3,28 persen sepanjang pekan perdagangan periode 28 September hingga 2 Oktober 2026. Pelemahan ini menempatkan indeks pada level 6.036,888 di akhir pekan.
Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI), Elsierra Putri Yosita menuturkan, posisi IHSG mengalami penyesuaian jika dibandingkan dengan penutupan pekan sebelum itu yang berada di level 6.241,892.
"Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup pada level 6.036,888, berubah 3,28 persen dibandingkan posisi penutupan pekan sebelum itu sebesar 6.241,892," tulis Elsierra dalam keterangan resminya, Jumat (2/10/2026) malam.
Seiring pergerakan indeks tersebut, kapitalisasi pasar bursa turut mengalami perubahan 2,55 persen dari Rp10.905 triliun berubah menjadi Rp10.627 triliun.
Sementara itu, rata-rata frekuensi transaksi harian terkoreksi 7,54 persen menjadi 1,68 juta kali transaksi dari sebelum itu 1,82 juta kali transaksi.
Catatan: pergerakan indeks mencerminkan sentimen pasar jangka pendek. Untuk trader, disiplin pada area support dan risk management tetap menjadi kunci. Untuk investor, pantau market breadth dan saham dengan likuiditas kuat sebelum mengambil posisi.

